Sungguh hidup yang sementara ini membuatkan diriku takut untuk menghidupkan diri dalam cinta.
Kerna cinta itu pasti tidak kekal.
Pasti sesingkat cuma.
Pasti kan berakhir.
kerna ku tahu diriku tidak mampu untuk menahan ombak rindu.
Bagaimana nanti jika aku bercinta,
disaat perpisahan aku menangis, menyesal kerna bercinta.
disaat dia pergi, aku tak keruan, kerna selalu bersama.
disaat dia tiada, aku tersungkur, tidak tahu kemana, kerna semangatku separuhnya.
adakah aku harus tidak bercinta?
jika begitu mengapa adanya manusia lain?
namun hakikatnya yg tetap cuma Cinta Dia.
menyebabkan aku untuk tidak berputus asa.
walau hidup tiada cinta..
bagaimana harus ku lalui semua ini.....
disaat cinta kita tidak mekar lagi...
disaat harapan hanya khayalan.
jika begitu mengapa adanya manusia lain.
sungguh. aku sudah takut untuk meneruskan cinta.
kerna aku tidak mampu menanggung rindu, hati yang kejauhan...
maafkan aku..jika tidak menjaga kesungguhan cinta.
aku hanya takut. aku rapuh. bukan aku tidak percaya.
Monday, November 21, 2011
Friday, September 23, 2011
Monday, August 29, 2011
Masa itu Kehidupan
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
1.Demi masa
2.Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian
3.Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan berpesan (nasihat menasihati) dengan kebenaran dan berpesan dengan kesabaran.
[QS: Surah Al 'Asr]
[QS: Surah Al 'Asr]
Menuju Tuhan
Sabda Rasulullah, “Allah SWT berfirman, HambaKu tak henti-hentinya mendekatkan diri padaKu dengan berbagai amalan sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya, maka Aku akan menjadi telinga yang membuatnya bisa mendengar dan menjadi mata yang membuatnya bisa melihat.” [HR Al Bukhari melalui jalur Abu Hurairah].
Hati-hati dengan hati
dari Abuhurairah r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Hai Abuhurairah, jadilah engkau seorang warak (menghindari semua yang haram dan syubhat) nescaya engkau menjadi sebaik-baik manusia ibadatnya, dan jadilah engkau orang yang qana'ah (teriman), nescaya menjadi manusia yang sangat bersyukur, dan sukailah untuk lain orang apa yang kau suka untuk dirimu sendiri nescaya engkau menjadi orang mukmin, dan perbaikilah ketetanggaan kepada tetanggamu nescaya engkau menjadi orang muslim dan kurangilah tertawa sebab banyak tertawa itu mematikan hati.
Thursday, July 7, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)